Cari Blog Ini

Selasa, 23 September 2025

Tawaran Baru terhadap Ushul Fiqh

Jual Buku "Tawaran Baru terhadap Ushul Fiqh"

Rp. 60.000,- + Ongkos Kirim

Nomor Kontak: 081349150759 




Jual buku "Tawaran Baru terhadap Ushul Fiqh"

 

 DAFTAR ISI

 



BAB I USHUL FIQH DALAM SOROTAN
A. Problematika Ushul Fiqh
B. Kegusaran terhadap Ushul Fiqh
C. Pentingnya Ushul Fiqh Membuka Diri

BAB II USHUL FIQH DI TENGAH PUSARAN KEILMUAN
A. Sinergi Ushul Fiqh
B. Pertautan Ushul Fiqh dengan Keilmuan Lain
1. Pertautan Konsensus dan al-Ijma>‘
2. Pertautan Analogi dan al-Qiya>s
3. Pertautan Asas Manfaat dengan al-Istih}sa>n, al-Mas}lah}ah dan Maqa>s}id asy-Syari>‘ah
a. Al-Istih}sa>n
b. Al-Mas}lah}ah
c. Maqa>s}id asy-Syari>‘ah
4. Pertautan Sosial Budaya dan Perubahan Hukum dengan al-‘Urf
5. Pertautan Aturan Peralihan dan Asas Praduga Tak Bersalah dengan al-Istis}h}a>b
6. Pertautan Yurisprudensi dengan Qaul al-S}ah}abi>
C. Implikasi

Sabtu, 19 September 2015

Pembakaran Lahan dan Hutan dalam Pandangan Islam


Khutbah Idul Adha September 2015 tentang Pembakaran Lahan dan Hutan secara Sengaja dalam Pandangan Islam. Para pelaku pembakaran lahan dan hutan dengan sengaja yang menimbulkan berbagai dampak lingkungan ini disebut atau termasuk Ya’juj dan Ma’juj karena mereka adalah bangsa yang suka membuat kerusakan. Mereka yang berbuat kerusakan di bumi ini mendapatkan kutukan dari Allah dan di akhirat kelak mereka mendapatkan seburuk-buruknya tempat di neraka jahanam. Isi khutbah yang dimaksud adalah :

Selasa, 28 April 2015

Catatan Akhir Kuliah dengan Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah, MA



Catatan akhir kuliah ini adalah tugas akhir “general review mata kuliah Metodologi Studi Islam“ di bawah bimbingan Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah, MA. Judul general review saya :

Belajar Menjadi Mujtahid
(Refleksi dan Aplikasi Mata Kuliah Metodologi Studi Islam)

Oleh : Abdul Helim
(Mahasiswa S3 UIN Sunan Ampel Surabaya Semester I Tahun Akademik 2014/2015). Dipresentasikan dalam seminar kelas bulan Januari 2015

 Islam tidak bisa didekati (dikaji)
hanya melalui satu pendekatan saja,
tetapi mesti berintegrasi dan berkoneksi
dengan pendekatan-pendekatan yang lain.”
(Prof. Amin Abdullah)

Saat ini kajian keislaman tidak lagi terbatas
hanya pada wilayah fikih, kalam, tasawuf, dan filsafat,
tetapi juga mulai berkoneksi dengan berbagai perspektif dan metodologi
di bidang-bidang keilmuan lain seperti ilmu-ilmu sosial (social sciences), humaniora, ekonomi, psikologi, kedokteran, dan yang lainnya”.
(Prof. Amin Abdullah)

Membaca Kembali ‘Illah Doktrin Idah dalam Perspektif Ushûl Al-Fiqh

Membaca Kembali ‘Illah Doktrin Idah dalam Perspektif Ushûl Al-Fiqh. Artikel ini awalnya adalah hasil dari penelitian individual yang saya lakukan pada tahun 2011 dengan judul "Menalar Kehendak Tuhan ('Illah Doktrin Idah dalam Ijtihad Qiyasi)" dan telah dipublish di dalam blog ini dengan judul yang sama.

Setelah melalui perbaikan sesuai arahan dari pakar yang berkompeten, artikel ini akhirnya terbit di Jurnal KARSA STAIN Pemekasan  terakreditasi B,  Vol 20, No 2 Desember 2012.

Abstrak artikel dengan judul Membaca Kembali ‘Illah Doktrin Idah dalam Perspektif Ushûl Al-Fiqh  dapat pula dilihat melalui Web resmi jurnal Karsa ini atau ke alamat berikut ini  http://www.ejournal.stainpamekasan.ac.id/index.php/karsa/article/view/47
 
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi tidak diketahuinya secara jelas ‘illah doktrin idah baik dalam Al-Qur’an dan Hadits maupun hasil kajian para pakar, sehingga eksistensi doktrin idah berpotensi dipertanyakan kembali terlebih dikaitkan dengan

Jumat, 10 April 2015

Narkotika Menghancurkan Masa Depan Anak-Anak Bangsa

Khutbah jumat tentang Narkotika Menghancurkan Masa Depan Anak-Anak Bangsa

الحمدُ للهِ الذِي أَحَلَّ لنَا الطَّيِّباتِ، وحَرَّمَ علينَا الخبائثَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ.، اللهُمَّ صَلِّ وسَلِّمْ وبَارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعَلَى آلِهِ وأصحابِهِ أجمعينَ ومَنْ تبعَهُمْ بإحسانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. أمَّا بَعْدُ: فيا أيها المسلمون أوصى نفسى ونفسكم بتقوى الله عز وجل وتمسك بهذا الدين تمسكا قويا والاستقامة في سبيله. قَالَ اللهُ تَعَالَ: وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا... وقال أيضا يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

معاشر المسلمين رحمكم الله
Dengan penuh kerendahan hati dan terpusatnya konsentrasi alam pikiran kita, maka khatib ingin mengajak kepada kita semua agar senantiasa mengistiqamahkan keimanan dan ketaqwaan kita yang memang kadangkala bertambah dan kadangkala pula berkurang, yaitu dengan terus melaksanakan apa yang menjadi perintah Allah dan rasul-Nya, dan menjauhi sekaligus berupaya meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.
Selain itu, rasa syukur yang paling dalam, mesti pula kita curahkan kehadirat llahi Rabbina yang telah menganugerahkan beraneka ragam kenikmatan-Nya, sehingga kita tidak mampu menghitung secara kuantitatif semua nikmat dan anugerah Allah Ta’ala itu. Tak lupa pula, shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah menunjukkan jalan yang benar kepada kita semua. Tinggal kita saja lagi memilih, apakah kita ingin berada di jalan yang benar atau lebih menikmati di jalan yang salah.

Harmonisasi Konsep Kesaksian Laki-Laki dan Perempuan dalam Kajian Islam dan Hukum Acara Peradilan Agama Indonesia



Harmonisasi Konsep Kesaksian Laki-Laki dan Perempuan dalam Kajian Islam dan Hukum Acara Peradilan Agama Indonesia

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi karena Hukum Acara Peradilan Agama menyamakan status kesaksian laki-laki dan perempuan, sementara yang dipahami dari Alquran status kesaksian tersebut berbeda. Oleh karena itu fokus yang diteliti adalah status kesaksian laki-laki dan perempuan dalam Alquran dan hukum acara Peradilan Agama, titik temu di antara keduanya, dan perspektif mas}lah}ah terhadap kesaksian laki-laki dan perempuan dalam Hukum Acara Perdata. Bahan penelitian legal research ini digali dari bahan primer, sekunder dan tersier, kemudian dikaji melalui pendekatan tah}li>li>, maud}u>‘i> dan ushul fikih serta harmonisasi.
Kedudukan saksi dalam Alquran adalah sebagai rukun dan mesti berjumlah dua orang laki-laki. Apabila saksinya perempuan maka dua orang perempuan sama dengan satu orang laki-laki. Ketentuan qat}‘i> ini mesti dilakukan seperti apa adanya karena objek kesaksiannya adalah persoalan yang penting, sehingga tanpa kehadiran saksi berakibat tidak sahnya suatu perbuatan hukum. Berbeda dengan saksi dalam Hukum Acara Perdata yang berkedudukan sebagai salah satu alat bukti yang berperan untuk membuktikan ada atau tidak adanya perbuatan hukum, sehingga status kesaksian pun tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan. Dalam perspektif mas}lah}ah saksi sebagai alat bukti mengandung kemaslahatan yang sangat besar. Samanya nilai kesaksian laki-laki dan perempuan dipandang tidak

Filosofi 40

Filosofi 40

40 yang dimaksudkan di sini adalah usia 40 tahun. Kita sering mendengar, apabila perilaku seseorang selalu dalam keburukan, bahkan tetap saja berperilaku buruk walau sampai usia 40 tahun, maka alamat tidak akan pernah berubah menjadi baik.

الحمدلله الحمدلله الذى أمرنا لِنَنْتَظِرَ أنفسنا هذا اليوم ليوم الغد لكي نجد سعادة فى حياتنا هذا فى الدنيا وفى الأخرة. أشهد ان لا اله إلا الله وحده لا شريك له .و أشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله. أللهم صل وسلم على سيدنا محمدوعلى آله وصحبه وسآئر المسلمين أجمعين.
فيآأيها الحاضرون والسامعون رحمكم الله أوصى نفسى ونفسكم بتقوى الله عز وجل قَالَ اللهُ تَعَالى: يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
معاشر المسلمين رحمكم الله

Khatib ingin mengajak kepada kita semua agar senantiasa terus melaksanakan apa yang menjadi perintah Allah dan rasul-Nya, dan menjauhi sekaligus berupaya meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.

معاشر المسلمين رحمكم الله

Dalam khutbah kali ini khatib menyampaikan tentang filosofi 40. 40 yang dimaksudkan di sini adalah usia 40 tahun. Kita sering mendengar, apabila perilaku seseorang selalu dalam keburukan, bahkan tetap saja berperilaku buruk walau sampai usia 40 tahun, maka alamat tidak akan pernah berubah menjadi baik. Ada juga kita mendengar, tanda orang yang bisa senang adalah sampai usia 40 tahun, bila usia lebih 40 belum juga hidup senang, maka selamanya begitu. Ada juga orang mengatakan bila memulai usaha ketika sudah di usia 40 tahun, maka alamat usahanya tidak akan menjadi. Terlepas dari masalah takdir Allah bahwa kalau Allah menghendaki seseorang menjadi baik, maka tidak ada yang mampu menghalangi, namun patut pula kita bertanya ada apa dengan 40, karena nabi Muhammad sendiri juga resmi menjadi nabi di usia 40.

Apakah Kita Benar-Benar Beruntung pada Bulan Ramadhan ini

Apakah Kita Benar-Benar Beruntung pada Bulan Ramadhan ini. Adakah pertanyaan di hati kita masing-masing betapa ruginya kita bahwa kita sebenarnya bersama dan menempuh hidup di bulan Ramadhan, tetapi setelah ramadhan berlalu, kita tidak memperoleh apa-apa dan tidak mengalami peningkatan ketaqwaan. Khawatirkah kita bahwa kita tidak merasa ada perubahan rasa takwa dan taat kita kepada Allah dan Rasul, tidak ada perubahan rasa dekat kita kepada Alquran.

Di sisi yang lain sebagian kecil atau besar dari masyarakat kita menunjukkan sikap yang sepertinya biasa-biasa saja dengan bulan ini, bahkan tampaknya seperti cuek atau masa bodoh dengan hadirnya bulan mulia ini. Coba kita lihat di sekeliling kita, tidak sedikit di antara masyarakat kita yang terang-terangan menampakkan ketidakpeduliannya dengan bulan Ramadhan dan dengan terang-terangan pula menampakkan keengganannya melakukan ibadah puasa. Mereka sepertinya bebas mau makan apa saja, minum dengan berbagai gaya dan bahkan merokok seperti biasa-biasa saja di depan banyak orang tanpa merasa sedikit pun merasa malu, risih apalagi berdosa.

Kamis, 03 Januari 2013

Jangan Takut Bila Maju Perlahan

Orang bijak mengatakan :

Janganlah takut bila maju perlahan, takutlah bila tidak ada kemajuan

Ungkapan di atas sepertinya mendorong kepada kita agar selalu berpikir positif terhadap kehidupan yang kita jalani. Namun demikian, kita ternyata tidak hanya dituntut untuk berpikir positif, tetapi kita mesti selalu bergerak untuk meraih kemajuan, walaupun kemajuan yang kita raih melalui proses yang panjang dan tampak tertatih-tatih meraih kemajuan tersebut. Oleh karena itu, sesuai dengan kata bijak di atas, janganlah kita merasa takut apabila kemajuan tersebut kita capai secara perlahan. Justru yang perlu dan mesti kita takuti bila dalam kehidupan kita sama sekali tidak ada kemajuan.

Sebagai seorang manusia yang mempunyai akal dan rasa, tentunya kita tidak rela bila ada di antara saudara kita, teman kita, atau bahkan diri kita sendiri yang tidak mengalami kemajuan. Pasti, setiap orang ingin maju. Permasalahannya,

Senin, 10 Desember 2012

Hukum Akad Nikah Sirri dan Akibatnya

Hukum akad nikah secara sirri dan akibat dari melaksanakan akad nikah sirri ini adalah pertanyaan seseorang melewati link kontak kami. Walaupun saya merasa belum ahli di bidang hukum Islam ini, namun saya berterima kasih kepada sahabat yang mempercayakan permasalahan sahabat untuk saya tanggapi, dan saya juga sangat berharap agar sahabat dapat menambah referensi yang lain, sehingga sahabat mendapatkan kemantapan dalam permasalahan hukum akad nikah sirri dan akibatnya.

Pertanyaan tersebut adalah bagaimana hukum melakukan pernikahan sirri, sahkah akad itu dan bagaimana akibat menikah sirri menurut ustadz. Terima Kasih atas jawabannya.

Permasalahan sahabat sebenarnya pernah pula saya bahas khususnya berkaitan dengan eksistensi pencatatan akad nikah. Apabila sahabat punya kesempatan lebih, silakan membaca artikel atau hasil kajian saya itu.

Senin, 05 November 2012

Membaca Kembali Eksistensi Pencatatan Akad Nikah dalam Perspektif Ushul Fikih

Hasil penelitian tahun 2012 tentang : Membaca Kembali Eksistensi Pencatatan Akad Nikah dalam Perspektif Ushul Fikih. Hasil penelitian ini juga diarsipkan dalam Digital Library IAIN Palangka Raya. Penulis : Abdul Helim

Abstrak

Kajian ini dilatarbelakangi banyaknya umat Islam Indonesia mengadakan akad nikah secara sirri, sehingga akad ini tidak tercatat secara resmi dan akhirnya tidak memiliki kekuatan hukum yang tetap. Aturan-aturan tentang pencatatan akad nikah tampaknya juga diabaikan, karena itu kajian ini difokuskan pada eksistensi pencatatan akad nikah yang dikaji melalui pendekatan ushul fikih kontekstual.

Hasil kajian melalui istih}sa>n khususnya al-istih}sa>n bi al-qiya>s al-khafi, pencatatan akad nikah mengandung kebaikan dan menghindari kemudaratan baik untuk suami, isteri atau anak.

Kamis, 25 Oktober 2012

Bacaan Ma’asyiral Menjelang Khutbah Idul Adha

Bacaan ma’asyiral menjelang khutbah Idul Adha. Letak membaca bacaan ma’asyiral menjelang khutbah Idul Adha tidak berbeda dengan letak membaca bacaan ma’asyiral menjelang khutbah Jum’at dan letak membaca bacaan ma’asyiral menjelang khutbah Idul Fitri, yakni sebelum membaca bacaan ma’asyiral ini, terlebih dahulu bilal membaca shalawat nabi [إنّ الله وملائكته يصلّون على النبى...] innallaha wamalaikatahu yushalluna’alannaby… sampai akhir. Setelah selesai membaca shalawat itu, khatib pun naik mimbar selanjutnya mengucapkan salam dan kemudian duduk. Setelah khatib duduk di mimbar, baru bilal idul adha membaca ma’asyiral ini.

Sebagaimana diuraikan sebelumnya bahwa masyarakat muslim khususnya Indonesia memiliki perbedaan dan hal ini mesti diakui ada. Menghadapi persoalan ini, tugas kita adalah

Jumat, 19 Oktober 2012

Amalan Haji: tidak Perlu Berkecil Hati karena tidak Mampu Berhaji

Khutbah Jum'at, Amalan Haji: tidak Perlu Berkecil Hati karena tidak Mampu Berhaji.

الْحَمْدُ للهِ القَوِيِّ المَتِينِ، سُبْحَانَهُ خَلَقَ الإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ، وَهَدَاهُ لِلْمَنْهَجِ القَوِيمِ، وَسَنَّ شَرَائِعَ فِيهَا القُوَّةُ وَالتَّمكِينُ، بِحِكْمَتِهِ نُؤْمِنُ، وَبِقُدْرَتِهِ نُوقِنُ، عَلَيْهِ نَتَوَكَّلُ، وَإِيَّاهُ نَستَعِينُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ.
فيا أيها المسلمون أوصى نفسى ونفسكم بتقوى الله عز وجل وتمسك بهذا الدين تمسكا قويا والاستقامة في سبيله. قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

معاشر المسلمين رحمكم الله

Rabu, 17 Oktober 2012

Privacy Policy

Privacy Policy for http://www.abdulhelim.com

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at helim1377@gmail.com.

And at http://www.abdulhelim.com/, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by http://www.abdulhelim.com/ and how it is used.

Log Files

Like many other web sites, http://www.abdulhelim.com/ makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol ( IP ) addresses, type of browser, Internet Service Provider ( ISP ), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons

http://www.abdulhelim.com/ does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.

Double Click DART Cookie

.:: Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on http://www.abdulhelim.com/.
.:: Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to http://www.abdulhelim.com/ and other sites on the Internet.
.:: Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include ....

Google Adsense

These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on http://www.abdulhelim.com/ send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.

http://www.abdulhelim.com/ has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. http://www.abdulhelim.com/'s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites.


Terjemahannya kurang lebih demikian :

Kebijakan Privasi untuk http://www.abdulhelim.com

Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan tentang kebijakan privasi kami, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email di helim1377@gmail.com.

Di http://www.abdulhelim.com/, privasi dari pengunjung kami adalah sangat penting bagi kami. Dokumen kebijakan privasi ini menguraikan jenis-jenis informasi pribadi yang diterima dan dikumpulkan oleh http://www.abdulhelim.com/ dan bagaimana digunakan.

File log

Seperti banyak situs web lainnya, http://www.abdulhelim.com/ memanfaatkan file-file log. Informasi dalam file log meliputi Internet protocol (IP) alamat, jenis browser, Internet Service Provider (ISP), tanggal / waktu cap, merujuk / keluar halaman, dan jumlah klik untuk menganalisis kecenderungan, mengelola gerakan situs, melacak pengguna di sekitar lokasi, dan mengumpulkan informasi demografis. Alamat IP, dan lain informasi tersebut tidak terkait dengan informasi yang pribadi.

Cookies dan Web Beacon

http://www.abdulhelim.com/ tidak menggunakan cookies untuk menyimpan informasi tentang preferensi pengunjung, merekam informasi pengguna tertentu pada halaman mana akses pengguna atau kunjungi, menyesuaikan konten halaman web berdasarkan jenis browser pengunjung atau informasi lain yang mengirimkan pengunjung melalui browser mereka.

Klik ganda Cookie DART

:: Google., Sebagai vendor pihak ketiga, menggunakan cookies untuk melayani iklan di http://www.abdulhelim.com/.
:: Google menggunakan cookie DART memungkinkan untuk menampilkan iklan kepada pengguna berdasarkan kunjungan mereka ke situs http://www.abdulhelim.com/ dan lainnya di Internet..
:: Pengguna dapat memilih keluar dari penggunaan cookie DART dengan mengunjungi iklan Google dan jaringan konten kebijakan privasi di URL berikut -. Http://www.google.com/privacy_ads.html

Beberapa partner periklanan kami mungkin menggunakan cookies dan web beacon di situs kami. Mitra iklan kami meliputi ....

Google Adsense

Server-server iklan pihak ketiga atau jaringan iklan dengan menggunakan teknologi iklan dan link yang muncul di http://www.abdulhelim.com/ kirim langsung ke browser Anda. Mereka secara otomatis menerima alamat IP anda ketika hal ini terjadi. Teknologi lainnya (seperti cookies, JavaScript, atau Web Beacon) juga dapat digunakan oleh pihak ketiga jaringan iklan untuk mengukur efektivitas iklan mereka dan / atau untuk personalisasi konten iklan yang Anda lihat.

http://www.abdulhelim.com/ tidak memiliki akses ke atau kontrol terhadap cookies yang digunakan oleh pihak ketiga pemasang iklan.

Anda harus berkonsultasi dengan kebijakan privasi masing-masing dari pihak ketiga iklan server untuk informasi lebih rinci tentang praktek-praktek mereka serta untuk mendapatkan petunjuk tentang cara opt-out dari praktek-praktek tertentu. http://www.abdulhelim.com/ 's kebijakan privasi tidak berlaku untuk, dan kita tidak dapat mengontrol kegiatan, pengiklan lain atau situs web.

Jika Anda ingin menonaktifkan cookie, Anda dapat melakukannya melalui individu pilihan browser. Informasi lebih lanjut tentang cookie manajemen dengan browser web tertentu dapat ditemukan di situs web masing-masing browser.


Tambahan Kebijakan Privasi

Assalamu’alikum Wr. Wb. Selamat datang kami ucapkan di http://www.abdulhelim.com. Terima kasih telah berkunjung ke blog kami http://www.abdulhelim.com. Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan atau ada yang perlu diberitahukan kepada kami, maka kami sangat menghargai semua itu dan mohon disampaikan melalui email kami helim1377@gmail.com.

Selain dari yang disampaikan di atas, kami juga menambahkan beberapa hal sebagai berikut :
  1. Artikel-artikel yang disajikan dalam blog ini beragam, tetapi dapat kami pastikan bahwa artikel yang disajikan bukan berisi hal-hal yang sensitif (not sensitive content) seperti penghinaan, provokasi atau mengandung SARA, tetapi disajikan se-ilmiah mungkin dengan argumentasi-argumentasi yang ilmiah pula. Di antara artikel-artikel dalam blog ini ada kajian-kajian ushul fikih dan hukum Islam umumnya serta kami juga menerima pertanyaan-pertanyaan dari para sahabat seputar hukum Islam. Bahkan di blog ini kami juga menyertakan toturial blog yang tujuannya hanya untuk menambah referensi-referensi yang telah ada.
  2. Kami mengakui bukan yang ahli, tetapi tetap berupaya secara maksimal dan memberikan yang terbaik kepada sahabat. Artikel-artikel yang kami tulis sebagiannya merupakan karya kami sendiri dan sebagian yang lain hasil dari kutipan atau disebut “kutipan tidak langsung” bukan copy paste secara keseluruhan. Namun demikian, sebagai rasa tanggung jawab kami, setiap artikel yang kami kutip dipastikan selalu mencantumkan sumbernya. Hal ini berlaku baik dari buku, jurnal, alamat web atau blog. Sumber-sumber tersebut ditulis secara lengkap.
  3. Berdasarkan point 2 di atas, maka kami sangat mengharapkan kesadaran kita bersama apabila ada yang mengutip sebagian, terlebih secara keseluruhan artikel-artikel yang disajikan dalam blog ini, agar mencantumkan nama penulis atau nama yang memposting tulisan tersebut serta menuliskan URL-nya secara lengkap.
  4. Para pengunjung yang datang ke blog kami, Insya Allah banyak. Mereka sangat dimungkinkan berasal dari berbagai latar belakang kehidupan, berbagai disiplin ilmu, perspektif, gaya berpikir, bahkan watak atau karakter yang berbeda-beda, sehingga kami pun perlu menghormati semua itu. Oleh karena itu, siapa pun dapat menyampaikan komentarnya di tempat yang telah kami sediakan baik pada ruang komentar blogger atau pun ruang komentar facebook. Namun demikian, untuk komentar blogger kami selalu melakukan moderasi pada setiap komentar, sehingga komentar tersebut baru muncul setelah proses moderasi selesai, tetapi segala akibat yang muncul dari komentar tersebut tetap sepenuhnya menjadi tanggung jawab yang memberikan komentar. Selain itu kami juga memiliki hak untuk tidak meloloskan komentar dengan alasan yang menurut kami memang tidak dapat di-approve. Untuk komentar yang berasal dari facebook, kami akui tidak dapat kami moderasi dengan baik, karena itu setiap komentar yang masuk sepenuhnya menjadi tanggung jawab yang memberikan komentar dan kami pun juga berhak untuk menghapusnya. Kami persilahkan kepada para sahabat untuk berkomentar asalkan tidak spamm, dan sesuai dengan etika serta tidak melanggar hukum atau undang-undang serta peraturan-peraturan yang berlaku di negara Republik Indonesia ini.
  5. Kami juga melarang dengan tegas komentar-komentar yang menyertakan link kepada web/blog yang mengandung penipuan, porno, perjudian, dan atau kepada situs-situs yang dilarang berdasarkan ketentuan agama dan hukum yang berlaku di Indonesia. Begitu juga kami melarang komentar yang bersifat provocative atau penggunaan bahasa, kata-kata dan kalimat yang melanggar hukum agama dan hukum yang berlaku di Indonesia.
  6. Para komentator yang menyertakan link di setiap komentarnya, sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator tersebut. Apabila ada orang lain mengatasnamakan nama sahabat atau alamat web/blog sahabat mohon agar menghubungi kami melalui alamat email yang kami sediakan dan kami akan meninjau kembali sesuai dengan kemampuan kami, atau bahkan menghapus komentar tersebut sesuai dengan permintaan.
  7. Hosting blog ini adalah miliknya blogger dan domain blog ini kami sewa di salah satu penyedia domain. Jadi bukan milik kami.
  8. Berdasarkan point 7 di atas, data pribadi sahabat seperti email sahabat sangat kami hargai dan Insya Allah aman di database blogger. Kami pun tidak akan pernah mempublikasikan data tersebut, kecuali blog kami di-hacker oleh orang lain.
  9. Kebijakan-kebijakan yang belum disebutkan, akan terus kami tambah sesuai dengan keperluan. Terima kasih.

Kamis, 04 Oktober 2012

Menjadi Haji yang Mabrur

الحمد لله . الحمد لله الّذى دعاعباده ا لأبر ار. الى أشرف بيت وأعظم مز ار. ويحطّ عنهم
الذّ نوب وا لأوز ار. نحمده سبحانه وتعالى جعل الحجّ فى العمر مرّة من غير تـكرار. أشهد أن لااله الاّ الله وحده لاشريك له الملك الرحيم الغـــفّار. واشهد أنّ سيّدنا محمّدا عبده ورسوله أفضل من قلّد الهدى وسنّ ا لأ شعار. اللّهمّ صلّ وسلّم وبارك على سيّدنا محمّد وعلى اله وأصحابه ا لأ طهار. امّا بعـــــد..

فيا أيها المسلمون أوصى نفسى ونفسكم بتقوى الله عز وجل وتمسك بهذا الدين تمسكا قويا والاستقامة في سبيله. إتّقوا الله تعالى فقد نودى بالحجّ فأين المشتاق. فقد قال الله تعالى فى القــــر آن العظــــيم. اعوذ بالله من الشّيطان الرّجيم. بسم الله الرّ حمن الرّحيم. ولله على النّاس حجّ البيت من اســـــــتطاع اليه ســـــبيلا. ومن كـــفر فإنّ الله غنى عن العالمـــين.

معاشر المسلمين رحمكم الله

Dengan penuh kekhusyuan, kethawaddhu’an dan terpusatnya konsentrasi alam pikiran kita, maka khatib ingin mengajak kita semua agar senantiasa mengistiqamahkan keimanan dan ketaqwaan kita yang memang kadangkala bertambah dan kadangkala pula berkurang, dengan terus melaksanakan apa yang menjadi perintah Allah dan rasul-Nya, dan menjauhi sekaligus berupaya meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Tata cara pelaksanaan Shalat Idul Fitri


Tata cara pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Shalat idul fitri adalah shalat sunnah muakkad yang dilaksanakan di pagi hari tanggal 1 Syawal untuk setiap tahun. Sebagaimana diketahui bahwa idul fitri adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia, karena, selain sebagai hari kemenangan, hari raya idul fitri merupakan ajang untuk kita bersilaturrahmi, saling kunjung mengunjungi antar sanak kerabat, handai taulan, juga kepada kaum muslimin lainnya.

Apabila saling bermaaf-maafan tersebut dapat dilakukan dengan diiringi hati yang ikhlas, maka kita pun dapat mencapai derajat yang biasanya disebut dengan kembali menjadi suci. Id bermakna kembali, fitri bermakna suci yang berarti kembali suci. Suci dari dosa yang pernah kita lakukan kepada sesama manusia dan seperti inilah yang dikehendaki sebenarnya dari perayaan idul fitri itu sendiri.

Bacaan Takbir (Takbiran) Hari Raya


Bacaan Takbir (Takbiran) Hari Raya. Hari raya idul fitri adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia, karena, selain sebagai hari kemenangan, hari raya idul fitri merupakan ajang untuk bersilaturrahmi, saling kunjung mengunjungi antar sanak kerabat, handai taulan, dan juga kepada kaum muslimin lainnya. Mungkin di luar suasana idul fitri, kita merasa canggung dan malu atau bahkan kita merasa derajat kita terasa turun drastis apabila kita meminta ampun maaf, mengakui kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan baik kepada orang tua, kepada saudara, kepada sahabat dan kepada umat muslim lainnya, namun dengan adanya suasana idul fitri ini, perasaan malu, perasaan canggung atau pun perasaan sombong tersebut menjadi sirna, sehingga kita pun Insya Allah bisa mengakui kesalahan yang pernah kita lakukan dan dapat meminta ampun maaf atau pun saling memaafkan.

Selanjutnya, apabila semua ini dapat kita lakukan dengan sungguh-sungguh, dapat kita lakukan dengan diiringi hati yang ikhlas, maka kita pun dapat mencapai derajat yang biasanya disebut kembali suci. Id bermakna kembali,

Bacaan Shalawat antara Dua Khutbah


Bacaan Shalawat antara Dua Khutbah. Letak membaca shalawat ini adalah ketika khatib menyelesaikan khutbah pertamanya yang kemudian khatib pun duduk di mimbar. Setelah itu, barulah bilal membaca shalawat tersebut. Setelah selesai membaca shalawat ini, selanjutnya khatib berdiri dan menyampaikan khutbahnya yang kedua.

Bacaan shalawat untuk nabi ini tidak hanya berlaku pada dua khutbah shalat Jumat, tetapi juga dipakai untuk bacaan shalawat pada di antara dua khutbah idul fitri dan dua khutbah idul adha.

Di antara masyarakat muslim ada yang tidak memberlakukan dua khutbah untuk khutbah shalat idul fitri dan idul adha, sehingga dengan hanya satu kali khutbah, maka tidak digunakan pula bacaan shalawat yang ada di bawah ini. Namun demikian, tidak sedikit di antara masyarakat muslim, termasuk

Bacaan Ma’asyiral Menjelang Khutbah Idul Fitri

Bacaan Ma’asyiral Menjelang Khutbah Idul Fitri. Letak membaca bacaan ma’asyiral menjelang khutbah idul fitri tidak berbeda dengan letak membaca Bacaan Ma’asyiralMenjelang Khutbah Jum’at sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, yakni sebelum membaca bacaan ma’asyiral ini, terlebih dahulu bilal membaca shalawat nabi innallaha wamalaikatahu yushalluna'alannabiy.... dst. Setelah selesai membaca shalawat itu, kemudian khatib naik mimbar selanjutnya mengucapkan salam dan kemudian duduk. Dijelaskan kembali bahwa pada saat itulah bilal idul fitri membaca ma’asyiral ini.

Telah diuraikan pula bahwa ada perbedaan di antara umat Islam, namun perbedaan tersebut diharapkan dapat membawa dan mendatangkan rahmat dan dapat menjadi khazanah Islam dan dinamisnya Islam.

Bacaan Ma’asyiral Menjelang Khutbah Jum’at

Bacaan Ma’asyiral Menjelang Khutbah Jum’at. Seperti pada artikel sebelumnya tentang Bacaan Shalawat sebelum Khatib Naik Mimbar telah dijelaskan bahwa ketika bilal selesai membaca shalawat tersebut, khatib pun kemudian naik ke mimbar selanjutnya mengucapkan salam dan kemudian duduk. Setelah itu, baru kemudian bilal membaca ma’asyiral ini.

Sebagaimana diketahui dan seperti yang diuraikan pada artikel sebelumnya, ada perbedaan di antara umat Islam, namun yang diharapkan bahwa perbedaan tersebut dapat membawa dan mendatangkan rahmat. Itulah dinamika Islam yang perlu kita sadari, sehingga kita tidak membesar-besarkan perbedaan tersebut, namun perbedaan praktik ini menjadi khazanah dan dinamisnya Islam.
Postingan Lebih Baru Postingan Lama